Proyektor Home Theater tanpa Lampu Senin, 23 Juni 2008 | 11:52 WIB |
Tuesday, June 24, 2008
Proyektor Home Theater tanpa Lampu
Monday, June 23, 2008
Menkes Tetap Ngotot Keberadaan Namru Tidak Penting
Selasa, 24 Juni 2008 - 00:14 wib,
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari tetap bersikukuh keberadaan Naval Medical Research Unit Two (Namru-2) tidak memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia.
"Namru tidak jelas kegiatannya. Banyak sampel-sampel virus yang tercatat dan yang tidak tercatat lebih banyak lagi," kata Menkes ketika rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/6/2008).
Menurutnya, keberadaan Namru bukan untuk kepentingan pengembangan medis bagi ilmu kedokteran, namun untuk kepentingan perang tentara Amerika Serikat.
"Supaya kalau berperang di daerah Asia dan tentaranya harus masuk hutan, mereka sudah tahu apa penyakitnya," ungkap Menkes.
Apalagi menurutnya perang di masa mendatang tidak lagi menggunakan senjata konvesional, melainkan menggunakan virus.
"Ini harus menjadi perhatian demi kedaulatan bangsa kita," tegasnya.(hri)
Insaf Albert Tarigan - Okezone
JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah Supari tetap bersikukuh keberadaan Naval Medical Research Unit Two (Namru-2) tidak memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia.
"Namru tidak jelas kegiatannya. Banyak sampel-sampel virus yang tercatat dan yang tidak tercatat lebih banyak lagi," kata Menkes ketika rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/6/2008).
Menurutnya, keberadaan Namru bukan untuk kepentingan pengembangan medis bagi ilmu kedokteran, namun untuk kepentingan perang tentara Amerika Serikat.
"Supaya kalau berperang di daerah Asia dan tentaranya harus masuk hutan, mereka sudah tahu apa penyakitnya," ungkap Menkes.
Apalagi menurutnya perang di masa mendatang tidak lagi menggunakan senjata konvesional, melainkan menggunakan virus.
"Ini harus menjadi perhatian demi kedaulatan bangsa kita," tegasnya.(hri)
Berita Terkait 'Amerika'
- Jika Berlanjut, Namru 2 Diminta Kerjasama dengan Dephan
- Komisi I Cecar Peneliti Namru-2
- Komisi I 'Jalan-Jalan' ke Namru 2
- Komisi I Akan Disambut Dubes AS di Namru-2
- Kerjasama Namru 2 Jangan Dilanjutkan !
- FUI Minta SBY Usir Namru-2
- Andi Bantah Intelijen Asing di Pemerintah RI
- Kabar bahwa Dino Agen Asing Harus Diseriusi
- Hillary Clinton Menjaga Peluang
- Kapal Perang AS Kunjungi Indonesia
AYIN-NUS ERECTUS MAKELAR KASUS
Link
Telah ditemukan hewan primata spesies baru di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
Diberi nama Ayin
Nama lengkap latinnya Ayin-nus erectus MAKELAR KASUS
Hewan primata ini mirip sekali dengan manusia
berjalan tegak
pemalu, makanya selalu dibungkus baju bagus
malah bisa berias dan berdandan
Tapi beda sama manusia dia hidup hanya mengikuti naluri untuk menguasai
melindungi diri dari ganasnya bumi
tidak ada hati nurani
tak ada budi pekerti
Kerja hewan ayin memakan segala perkara
habitatnya ada di gedung bundar sana
semua oknum yang berperkara, dia jilati, dia kunyah-kunyah, dia kentuti dengan hawa hormon berahi
Tapi seperti hewan primata lainnya
Dilakukan semua itu tanpa hati nurani, tanpa takut akan hidup sesudah mati
hanya untuk memuaskan naluri mempertahankan diri dan bereproduksi
Telah ditemukan hewan primata baru bernama ayin
dan menurut para ahli biologi
hewan ayin belum akan punah
karena protein di kromosomnya kuat sekali
sulit dibasmi dan hewan ini berkoloni
jadi dia pasti tidak sendiri
spesies ini pasti ada banyak sekali di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
cuma menangkap hewan ini sulit setengah mati
harus pake penyadapan tehnologi canggih
makanya baru tertangkap satu hewan ayin
dan masih banyak lagi mengintai spesies ayin
di gedung bundar
di gedung kubus
di gedung melingkar
di gedung hangus
Mari beri selamat kepada para ahli biologi dan ahli tehnologi
yang telah berjasa menemukan dan mengisolasi hewan langka ini
(catatan: MAKELAR KASUS: Seratus persen hewan; YANG MAU BERURUSAN DENGAN MAKELAR KASUS: Setengah hewan, setengah manusia, tapi setara setan)kan hewan langka ini
Telah ditemukan hewan primata spesies baru di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
Diberi nama Ayin
Nama lengkap latinnya Ayin-nus erectus MAKELAR KASUS
Hewan primata ini mirip sekali dengan manusia
berjalan tegak
pemalu, makanya selalu dibungkus baju bagus
malah bisa berias dan berdandan
Tapi beda sama manusia dia hidup hanya mengikuti naluri untuk menguasai
melindungi diri dari ganasnya bumi
tidak ada hati nurani
tak ada budi pekerti
Kerja hewan ayin memakan segala perkara
habitatnya ada di gedung bundar sana
semua oknum yang berperkara, dia jilati, dia kunyah-kunyah, dia kentuti dengan hawa hormon berahi
Tapi seperti hewan primata lainnya
Dilakukan semua itu tanpa hati nurani, tanpa takut akan hidup sesudah mati
hanya untuk memuaskan naluri mempertahankan diri dan bereproduksi
Telah ditemukan hewan primata baru bernama ayin
dan menurut para ahli biologi
hewan ayin belum akan punah
karena protein di kromosomnya kuat sekali
sulit dibasmi dan hewan ini berkoloni
jadi dia pasti tidak sendiri
spesies ini pasti ada banyak sekali di negeri Gemah Ripah Rohjinawi
cuma menangkap hewan ini sulit setengah mati
harus pake penyadapan tehnologi canggih
makanya baru tertangkap satu hewan ayin
dan masih banyak lagi mengintai spesies ayin
di gedung bundar
di gedung kubus
di gedung melingkar
di gedung hangus
Mari beri selamat kepada para ahli biologi dan ahli tehnologi
yang telah berjasa menemukan dan mengisolasi hewan langka ini
(catatan: MAKELAR KASUS: Seratus persen hewan; YANG MAU BERURUSAN DENGAN MAKELAR KASUS: Setengah hewan, setengah manusia, tapi setara setan)kan hewan langka ini
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blog Archive
-
▼
2009
(2)
- ► 01/04 - 01/11 (1)
-
►
2008
(545)
- ► 12/21 - 12/28 (2)
- ► 12/14 - 12/21 (4)
- ► 12/07 - 12/14 (16)
- ► 11/30 - 12/07 (13)
- ► 11/23 - 11/30 (30)
- ► 11/16 - 11/23 (3)
- ► 11/09 - 11/16 (31)
- ► 11/02 - 11/09 (42)
- ► 10/26 - 11/02 (25)
- ► 10/19 - 10/26 (4)
- ► 10/12 - 10/19 (1)
- ► 10/05 - 10/12 (8)
- ► 09/21 - 09/28 (12)
- ► 09/14 - 09/21 (4)
- ► 09/07 - 09/14 (7)
- ► 08/31 - 09/07 (18)
- ► 08/24 - 08/31 (19)
- ► 08/17 - 08/24 (6)
- ► 08/10 - 08/17 (7)
- ► 08/03 - 08/10 (19)
- ► 07/27 - 08/03 (29)
- ► 07/13 - 07/20 (2)
- ► 07/06 - 07/13 (5)
- ► 06/29 - 07/06 (3)
- ► 06/22 - 06/29 (14)
- ► 06/15 - 06/22 (1)
- ► 05/11 - 05/18 (2)
- ► 02/24 - 03/02 (5)
- ► 02/17 - 02/24 (1)
- ► 02/10 - 02/17 (10)
- ► 02/03 - 02/10 (54)
- ► 01/27 - 02/03 (43)
- ► 01/20 - 01/27 (30)
- ► 01/13 - 01/20 (63)
- ► 01/06 - 01/13 (12)
-
►
2007
(197)
- ► 12/30 - 01/06 (5)
- ► 12/23 - 12/30 (14)
- ► 12/16 - 12/23 (20)
- ► 12/09 - 12/16 (28)
- ► 12/02 - 12/09 (8)
- ► 11/25 - 12/02 (120)
- ► 11/11 - 11/18 (2)